Peserta Desa Lombok Barat turut berkompetisi di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Kali ini, giliran Sulaeman , seorang anak mualaf yang berasal dari pegunungan wilayah Tampulegas, yang mencuri perhatian.
Sulaeman mendedikasikan dirinya untuk mempelajari Al-Qur'an dengan tekun dan penuh semangat. Meskipun lahir dari keluarga non-Muslim, ia memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap Islam sejak kecil. Kegigihannya dalam mempelajari Al-Qur'an dibawa ke MTQ, di mana ia berhasil memukau para juri dan penonton dengan bacaan Al-Qur'annya yang merdu dan fasih.
Penampilan Sulaeman tidak hanya menunjukkan kemampuannya dalam membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Islam terbuka bagi semua orang, tanpa melihat latar belakang. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya bagi mereka yang ingin mempelajari Al-Qur'an dan mendalami agama Islam.
Prestasi Sulaeman di MTQ merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Ia telah membuktikan bahwa dengan tekad dan semangat yang kuat, segala rintangan dapat dilewati. Kisahnya menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya bagi mereka yang berasal dari daerah terpencil, untuk terus belajar dan meraih prestasi.
Sulaeman juga telah membawa harum nama Desa Lombok Barat dan Kecamatan Tinombo di kancah permusabaqahan Al-Qur'an. Prestasinya menjadi bukti bahwa di daerah terpencil pun, terdapat bakat-bakat luar biasa yang patut diperhitungkan.
Sulaeman adalah contoh nyata bahwa Islam dapat menyatukan dan membangkitkan semangat persaudaraan. Kisah inspiratifnya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi semua orang untuk terus belajar dan meningkatkan keimanan.